Showing posts with label Hacker. Show all posts
Showing posts with label Hacker. Show all posts

Monday, September 12, 2011

Linux Ternyata Bisa DiHack

 
Linux Foundation baru saja menutup situs resminya dengan alasan pemeliharaan setelah menemukan gangguan keamanan akhir pekan lalu.

Nampaknya Linux yang sebelumnya dikabarkan mustahil untuk di-hack, ternyata berhasil diretas oleh para hacker.

Linux Foundation percaya serangan itu terkait dengan pengacauan situs serupa di Linux, yakni kernel.org bulan lalu. Mereka berharap untuk mendapatkan layanan situsnya bisa kembali secepat mungkin.

"Gangguan apapun dan berbagai serangan lainya harus membuat Anda berhati-hati terhadap penggunaan password dan kunci SSH yang Anda gunakan pada situs," seru Linux Foundation dalam sebuah pernyataan.

"Jika Anda memiliki password yang sama di situs lain, segeralah mengubahnya. Kami sedang mengaudit semua sistem dan akan memperbarui pernyataan ini ketika kami mendapatkan informasi lebih lanjut," tambah Linux Foundation, seperti dikutip TG Daily, Selasa (13/9/2011).

"Saya masih berjuang untuk membuat Loony Linux Lovers (sebutan bagi para pemakai Linux) kebal terhadap malware. Ini seperti sebuah episode baru bagi Linux, padahal malware bukan sesuatu yang baru bagi Linux. Malware ini mungkin yang paling dekat dengan jantung sistem operasi kesayangan mereka," ungkap Sophos Paul Ducklin ahli keamanan Linux.

"Linux memiliki 'asap' keamanan ajaib untuk menyelesaikan masalah ini. Kami tidak berbicara hanya tentang Microsoft saja namun keamanan publik secara keseluruhan. Linux bukan hanya sekedar produk hobi semata, kami akan terus menyelesaikan agar menjadi sistem operasi sepanjang masa," katanya lagi.

Sementara itu, situs kernel.org, masih belum bisa diaktifkan. Namun perusahaan mengatakan sumber kode belum terpengaruh akibat serangan dari malware yang dilakukan beberapa bulan lalu.okezoneroiddin.blogspot.com

Friday, August 26, 2011

Hacker Anonymous Siap Bajak Kota Besar di Dunia

Kelompok hacker Anonymous mengajak para follower mereka di Twitter untuk secara stimulan membajak pusat-pusat perekonomian dunia pada tanggal 17 September nanti.

Seperti yang dikutip dari V3, Jumat (26/8/2011), aksi yang akan dilakukan oleh Anonymous pada tanggal 17 September tersebut disebut sebagai sebuah 'aksi damai'.

Anonymous men-tweet dari akun @anonops dengan hashtag #Occupywallstreet yang ditujukan kepada para follower mereka untuk menyerang pusat-pusat keuangan di AS.

Kampanye S17 ini dimulai oleh organisasi antikonsumerisme Adbusters, yang mengkalim akan digerakkan secara internasional.

"Kota-kota yang direncanakan akan diduduki adalah New York, Madrid, Milan, London, Paris dan San Francisco. Dengan sedikit keberuntungan jumlah ini akan terus bertambah," tulis pihak Adbuster di blog mereka.

"Jika kita semua dapat menggabungkan gerakan tanpa kekerasan serta strategi yang pintar, maka gerakan S17 dapat menjadi awalan dari revolusi global yang telah lama diidamkan," tambahnya.

Kelompok Anonymous juga telah merilis sebuah video dan gambar agar para follower mereka tertarik untuk bergabung ddalam kampanye tersebut.

Gambar pria setengah telanjang tersebut yang dipasang Anonymous disebut mirip dengan juru bicara agensi Area Rapid Transport (Bart), yakni Linton Johnson.

"Jika Anda ingin menjadi orang yang menyebalkan di muka umum, maka saya yakin anda tidak ragu untuk menunjukkan kemaluan anda di muka umum. Betul tidak? #Bartlulz" tulis pihak Anonymous di bawah gambar tersebut.roiddin.blogspot.com

Wednesday, August 24, 2011

[VOSTFR] Message from Anonymous : Operation Facebook, Nov 5 2011




We are Anonymous.
We are legion.
We do not forgive.
We do not forget.
You should have expected us.


Tuesday, August 23, 2011

China Tak Sengaja Perlihatkan Software Perang Cyber


CALIFORNIA - China secara tidak sengaja telah memperlihatkan software-nya yang selama ini dipakai untuk melakukan 'perang cyber'.

Seperti yang dikutip dari Neowin, Rabu (24/8/2011), sudah menjadi rahasia umum bahwa China berada di balik beberapa serangan cyber akhir-akhir ini. Meski negara tersebut telah menyangkal berulang kali, namun sebuah kejadian telah secara tidak sengaja memperlihatkan software tersebut dan mengarahkannya melalui alamat IP Amerika Serikat (AS).

Informasi tersebut datang dari situs thepochtimes.com, yang mana menunjukkan sebuah screenshot dari sebuah video panduan penggunaan software perang cyber tersebut. Pada bagian atas tampilan situs tersebut bertuliskan 'pilih sasaran serangan' sehingga pengguna bisa memilih dari alamat IP mana mereka akan melakukan serangan. Pihak China ternyata selama ini menggunakan alamat IP dari AS untuk melakukan serangan cyber.

Software itu sendiri dibuat oleh Electrical Engineering University dari People's Liberation Army, China. Dalam screen-shot video tersebut, pengguna akhirnya memilih alamat IP 138.26.72.17 yang mana milik University of Alabama di Birmingham.

"Screenshot dari video tersebut pada menit 11:04 dan 11:10 menunjukkan bahwa software tersebut menyerang situs lain dengan menggunakan alamat IP palsu," tulis pihak thepochtimes.com.

Telah lama dipercaya bahwa China tengah mengembangkan sebuah software yang digunakan untuk perang cyber. Berita ini merubakan bukti langsung bahwa mereka menggunakannya untuk menentang AS.

Pihak pemerintah China sendiri tidak berkomentar mengenai kebocoran ini.roiddin.blogspot.com

Monday, August 22, 2011

Epson Dibobol Hacker, 350 Ribu Data Pelanggan Bocor

CALIFORNIA - Epson Korea baru saja terkena serangan hack masif, yang membocorkan data informasi dari sekira 350 ribu pelanggan terdaftarnya.

Seperti yang dikutip dari Naked Security, Senin (22/8/2011), hacker masuk ke jaringan sistem Epson Korea, dan membocorkan informasi termasuk password, nomor telepon, nama dan alamat email pelanggan yang terdaftar di perusahaan tersebut.

Sebuah pesan peringatan telah diposting di situs Epson Korea, dan komputer yang terkena serangan tersebut disarankan untuk mengubah password mereka secepat mungkin.

Pengguna sangat disarankan untuk melakukan hal yang disebutkan di atas, karena apabila tidak, maka para hacker dapat masuk ke akun online pengguna. Sekali lagi diingatkan bahwa pengguna harus dibiasakan memiliki password berbeda untuk akun internet yang berbeda.

Menurut para pengamat, para hacker ini akan menggunakan informasi yang mereka curi untuk menyerang para pelanggan Epson, melalui serangan malware atau phising.

Bocornya data dari Epson ini merupakan kejadian terkini dari serangkaian serangan hack yang menyerang Korea Selatan dalam waktu beberapa bulan terakhir. Salah satu serangan yang paling kentara akhir-akhir ini di Korsel adalah bocornya informasi data dari 35 juta akun pengguna di sebuah situs jejaring sosial.roiddin.blogspot.com

Saturday, August 13, 2011

Alasan Hacker Mengajak Tutup Akun Facebook



Jakarta - Para hacker (peretas) yang tergabung dalam kelompok "Anonymous" menyerukan kepada seluruh pemilik akun Facebook untuk menutup akun mereka pada 5 November mendatang. Alasannya, Anonymous akan menyerang dan 'menghancurkan' situs jejaring sosial milik Mark Zuckerberg pada hari itu.


Menurut kelompok peretas pendukung Wikileaks itu, mereka telah bertekad untuk menjatuhkan pamor Facebook karena telah melanggar privasi penggunanya. Menurut Anonymous, Facebook telah menjual informasi kepada badan-badan pemerintah dan memberikan akses rahasia untuk perusahaan keamanan informasi sehingga mereka dapat memata-matai setiap orang di seluruh dunia.

"Meskipun Anda telah menghapus akun, tapi data-data diri Anda tetap tersimpan di Facebook," tulis Anonymous, seperti dikutip Daily Mail, Kamis, 11 Agustus 2011.

Anonymous memilih tanggal 5 November untuk menjalankan misi 'Operation Facebook' karena pada hari itu terjadi peristiwa ketika Guy Fawkes mencoba meledakkan gedung parlemen pada tahun 1605.

"Suatu hari nanti Anda semua akan menyadari apa yang kami lakukan adalah langkah yang tepat dan Anda akan berterima kasih," katanya. "Kami justru menyelamatkan Anda."

Facebook yang berdiri pada 2004 kini sudah memiliki lebih dari 750 juta anggota yang tersebar di seluruh dunia. Taksiran nilai perusahaan yang dipimpin Zuckerberg diperkirakan mencapai US$ 13,5 miliar.

Gerakan untuk menutup akun Facebook pada 5 November ini sudah disebarkan sejak bulan lalu. Ketika itu Anonymous menggunakan Twitter dan mengirimkan video ke YouTube untuk menggalang dukungan.

Anonymous merupakan kelompok peretas yang menyebar melalui Internet secara sembunyi-sembunyi. Grup ini pertama kali berdiri pada tahun 2003 dengan nama 4chan. Namun ia beru dikenal luas pada akhir tahun 2006.

Beberapa serangan yang telah dilakukan Anonymous di antaranya membobol akun berbagai bank, Pentagon, dan News Corp. Tahun lalu, kelompok ini menyerang PayPal, MasterCard, dan Visa karena telah membekukan rekening Wikileaks.

Tidak semua orang menanggapi ajakan Anonymous untuk menutup akun Facebooknya pada tanggal itu. Eugene Kaspersky, misalnya. Melalui akun Twitternya, pendiri dan CEO Kaspersky Lab yang juga seorang ahli keamanan cyber ini mengatakan, "Serangan kepada Facebook pada 5 November itu mungkin saja palsu." Tempo roiddin.blogspot.com

Sunday, August 7, 2011

Militer Israel Menyerang Iran Lewat Dunia Maya

 detail berita

TEL AVIV - Israel telah memerintahkan pasukan militer dunia maya-nya untuk mengobarkan perang ke jaringan komputer perwira senior Iran menyusul kekhawatiran bahwa serangan konvensional di situs nuklir Teheran akan berakhir dengan kegagalan.

Perintah serangan cyber tersebut baru akan dilaporkan langsung kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, setelah menempatkan program di pusat pertahanan Israel.

"Israel harus berubah menjadi negara adikuasa dalam dunia maya global," katanya dalam pertemuan para ahli perang cyber baru-baru ini, seperti dikutip Fox News.com, Minggu (7/8/2011).

Pusat pertahanan Israel, yang telah dibentuk di bawah naungan unit intelijen militer 8200 telah melakukan serangkaian misi pengintaian, termasuk hacking ke dalam jaringan Iran melalui facebook dan situs jejaring sosial lainnya.

Stuxnet merupakan malware, yang secara dramatis mempengaruhi program nuklir Iran pada tahun 2009. Malware tersebut menyabotase mesin pemutar halus yang diperlukan untuk memperkaya uranium.

Pada bulan April, kantor-kantor pemerintah Iran diserang oleh virus malware yang diberi nama Stars oleh pejabat Teheran. Mereka mengklaim telah terjadi kerusakan dan mengakui bahwa itu merupakan virus misterius yang ditemukan sejak serangan Stuxnet.

"Israel memiliki dua sasaran utama di jaringan dunia maya Iran. Pertama adalah program militer nuklir dan pembentukan militer. Dan yang kedua adalah infrastruktur sipil Iran. Kami berharap bisa menyerang keduanya dan akan melumpuhkan seluruh jaringan dunia maya mereka," ungkap pusat pertahanan Israel.roiddin.blogspot.com

Tuesday, January 19, 2010

Asal mula sebutan HACKER

Peretas (Inggrisnya: hacker) adalah orang yang mempelajari, menganalisa, dan selanjutnya bila menginginkan, bisa membuat, memodifikasi, atau bahkan mengeksploitasi sistem yang terdapat di sebuah perangkat seperti perangkat lunak komputer dan perangkat keras komputer seperti program komputer, administrasi dan hal-hal lainnya, terutama keamanan.

Terminologi peretas muncul pada awal tahun 1959 diantara para anggota organisasi mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa tersebut merupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer dan mereka berkutat dengan sejumlah komputer mainframe. Kata bahasa Inggris "hacker" pertama kalinya muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program komputer yang lebih baik daripada yang telah dirancang bersama.

Kemudian pada tahun 1983, istilah hacker mulai berkonotasi negatif. Pasalnya, pada tahun tersebut untuk pertama kalinya FBI menangkap kelompok kriminal komputer The 414s yang berbasis di Milwaukee, Amerika Serikat. 414 merupakan kode area lokal mereka. Kelompok yang kemudian disebut hacker tersebut dinyatakan bersalah atas pembobolan 60 buah komputer, dari komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Satu dari pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya, sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan.

Kemudian pada perkembangan selanjutnya muncul kelompok lain yang menyebut-nyebut diri sebagai peretas, padahal bukan. Mereka ini (terutama para pria dewasa) yang mendapat kepuasan lewat membobol komputer dan mengakali telepon (phreaking). Peretas sejati menyebut orang-orang ini cracker dan tidak suka bergaul dengan mereka. Peretas sejati memandang cracker sebagai orang malas, tidak bertanggung jawab, dan tidak terlalu cerdas. Peretas sejati tidak setuju jika dikatakan bahwa dengan menerobos keamanan seseorang telah menjadi Peretas.

Para peretas mengadakan pertemuan tahunan, yaitu setiap pertengahan bulan Juli di Las Vegas. Ajang pertemuan peretas terbesar di dunia tersebut dinamakan Def Con. Acara Def Con tersebut lebih kepada ajang pertukaran informasi dan teknologi yang berkaitan dengan aktivitas peretasan.

Peretas memiliki konotasi negatif karena kesalahpahaman masyarakat akan perbedaan istilah tentang hacker dan cracker. Banyak orang memahami bahwa peretaslah yang mengakibatkan kerugian pihak tertentu seperti mengubah tampilan suatu situs web (defacing), menyisipkan kode-kode virus, dan lain-lain, padahal mereka adalah cracker. Cracker-lah menggunakan celah-celah keamanan yang belum diperbaiki oleh pembuat perangkat lunak (bug) untuk menyusup dan merusak suatu sistem. Atas alasan ini biasanya para peretas dipahami dibagi menjadi dua golongan: White Hat Hackers, yakni hacker yang sebenarnya dan cracker yang sering disebut dengan istilah Black Hat Hackers.

sebuah universitas di Amerika yang terdiri dari orang-orang cerdas namun isunya cenderung tidak mempercayai adanya Tuhan (Atheis). Saat itulah semua berawal, dari sebuah ruangan baru, "EAM room" pada Building 26 MIT, sebuah tempat yang merupakan nenek moyang dari "dunia baru" yang kini kita kenal, tempat nenek moyang sebuah mesin yang kini kita sebut sebagai "komputer", mesin yang mampu membawa kita menuju kelebihbaikan dengan kebebasan informasi, dunia para Hacker sejati.

Para Hacker selalu bekerjasama secara sukarela menyelesaikan masalah dan membangun sesuatu. Mereka selalu berbagi informasi, memberi jawaban serta berlomba-lomba untuk berbuat yang terbaik agar dihormati di lingkungannya. Mereka tidak pernah berhenti belajar untuk menjadi ahli dan sangat anti untuk melakukan sesuatu berulang-ulang dan membosankan. Mereka berpedoman pada kata-kata bijak : “Untuk mengikuti jalan - pandanglah sang ahli - ikuti sang ahli - berjalan bersama sang ahli - kenali sang ahli -jadilah sang ahli ”

Sisi menarik dari seorang Hacker adalah dimana mereka saling bahu-membahu dalam menyelesaikan sebuah masalah dan membangun sesuatu. Tetapi sayangnya, kehidupan mereka yang menghabiskan 90% waktunya untuk aktivitas Hacking bukanlah hal yang baik. Kalau memang benar-benar ingin jadi Hacker, jadilah Hacker yang baik.